Dewan Angkat Bicara Kepemimpinan Mi’an, Atas Keluhan Masyarakat Banyak Jalan Rusak Di Bengkulu Utara

RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Banyaknya keluhan masyarakat di kepemimpinan Bupati Bengkulu Utara Ir. Mi’an, terkait infrastruktur jalan yang sudah dinilai mengalami kerusakan parah, mendapatkan respon dari anggota DPRD Bengkulu Utara Agus Riyadi. Dimana, Agus mengungkapkan infrastruktur jalan dan jembatan yang banyak rusak menjadi sorotan pihaknya yang sudah seyogyanya menjadi perhatian Pemkab Bengkulu Utara.

“Kami minta kepada bupati untuk segera menginstruksikan OPD terkait, gerakkan segera satgas jalan berlobang, agar bisa meminimalisir kerusakan jalan-jalan khususnya di dalam kota,” ujar Politisi Gerindra ini.

Agus juga menyampaikan, sejatinya kerusakan infrastruktur ini menjadi perhatian penuh pihak OPD terkait terutama dibawah perintah bupati. Penilaiannya, pemandangan yang ada saat ini di Kabupaten BU, sudah sangat keterlaluan, dan semestinya Mi’an segera mengambil tindakan karena ini sudah berbicara mengenai hajat masyarakat banyak. Pihaknya juga mengharapkan, perbaikan jalan dan infrastruktur di kecamatan lain juga harus menjadi perhatian, Bengkulu Utara ini memiliki 18 Kecamatan.

“Kami akan minta pihak eksekutif, agar dapat memberikan penjelasan kepada kami atas jeritan masyarakat saat ini, dimana banyaknya infrastruktur yang dinilai sangat memprihatinkan. Kami ingin tahu, sudha sejauh mana realisasi uang negara ini diperuntukkan untuk rakyat,” bebernya.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata, SE yang kebetulan menghadiri paripurna beberapa waktu belakangan, merespon pertanyaan pihak legislatif terkait keluhan masyarakat ata infrastruktur di Bnegkulu Utara yang sudha memprihatinkan. Dalam penyampaiannya, Arie menjelaskan bahwa untuk penanganan perbaikan jalan dan gorong- gorong dalam Kota Arga Makmur dilakukan secara bertahap dan telah diusulkan penanganannya melalui Anggaran Belanja Tak Terduga (BTT).

“Kami dari eksekutif, melihat kondisi saat ini tidak tinggal diam terhadap permasalahan kerusakan jalan dan Gorong-gorong termasuk dalam kota. Wacanannya, perbaikan akan dilakukanmenggunakan anggaran BTT,” jelas Wabup.

Sejauh ini, yang ia ketahui untuk perbaikan jalan dan gorong-gorong, sudha menjadi fokus pembangunan pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, termasuk yang berada di 18 kecamatan lainnya. Kendati demikian, Pemkab BU untuk menanggulangi semua yang membutuhkan perhatian ini, mengalami keterbatasan anggaran. Sehingga, anggaran yang ada digunakan untuk kebutuhan perbaikan ifrastruktur yang dinilai urgen.

“Saya kira, perbaikan semua lini infrastruktur menjadi perhatian bersama, terutama kami dari Pemkab BU tentunya juga merasa miris dengan kondisi saat ini. Namun, apadaya keterbatasan anggaran menjadi kendala saat ini, sehingga pembangunan bukan tidak merata namun lebih mendahulukan yang lebih urgen,” demikian Wabup.

Laporan : Redaksi

Related posts

Leave a Comment